UMK Kota Palu 2024 Diusulkan Bertambah Rp105.557, Organisasi Pekerja: Mana Cukup!

Rapat penentuan rekomendasi UMK Kota Palu yang diikuti Pemkot Palu, pengusaha, dan perwakilan pekerja, Selasa (28/11/2023). (Foto: Pemkot Palu)
Rapat penentuan rekomendasi UMK Kota Palu yang diikuti Pemkot Palu, pengusaha, dan perwakilan pekerja, Selasa (28/11/2023). (Foto: Pemkot Palu)

Upah Minimum Kota (UMK) Kota Palu tahun 2024 diusulkan naik menjadi RpRp3.179.452. Oleh organisasi buruh UMK terebut dinilai belum sesuai dengan kebutuhan.


Kenaikan UMK Kota Palu tahun 2024 itu menjadi rekomendasi dalam rapat yang digelar Pemkot Palu bersama perwakilan pekerja dan pengusaha, Selasa (28/11/2023).

Untuk tahun 2024 terdapat penambahan Rp105.557 yang membuat UMK Kota Palu menjadi Rp3.179.452, atau naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3.073.895.

"Kami berupaya mengakomodasi pengusaha dan buruh. Angka pengangguran dan kemampuan perusahaan juga jadi pertimbangan," Kadis Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu, Setyo Susanto mengatakan, Selasa (28/11/2023).

Menanggapi itu, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sulteng menilai UMK yang diusulkan tersebut belum sesuai dengan harapan pekerja yang berharap persentase kenaikan 15 persen.

"Apalagi bagi pekerja yang telah berkeluarga, ada tanggungan biaya pendidikan anak dan transportasi yang membebani mereka," kata Ketua FSMI Sulteng, Lukius Todama.

Walau begitu Lukius mengaku mengapresiasi kenaikan UMK tersebut dan berharap Pemkot Palu memperketat pengawasan terhadap kepatuhan perusahaan jika UMK itu nantinya ditetapkan.

Rekomendasi besaran UMK Kota Palu itu sendiri akan diserahkan kepada Gubernur Sulawesi Tengah untuk ditetapkan menjadi keputusan.